Pendidikan Anak Tanggung Jawab Siapa?

Kajian Ustadz Abdulla Zaen, MA

Fiqih Pendidikan Anak No. 128

Siapa penanggung jawab yang utama? Ya orangtua nya bukan sekolah. Seringkali orangtua menganggap sekolah itu seperti laundy. Masukkan baju kotor, bayar sekian dan tunggu beberapa hari, baju diterima dengan bersih.

Dalil bahwa tanggung jawab pendidikan anak itu pada orangtuanya :

Surat At Tahrim (66) Ayat 6 :

Wahai Orang2 yang beriman, jagalah kalian & keluarga kalian dari api neraka.

Orang beriman itu adalah umum. Namun sasaran utamanya adalah orangtua. Inilah tugas utama orangtua. Dan Siapa yang memberikan tugas ini? Ini tugas dari Allah langsung, masihkah kita abaikan? Sementara kalau kita dapat tuga dari bos kita, sebisa mungkin kita lakukan dengan baik.

Jika mendidik anak adalah tugas orangtua yang diberikan oleh Allah, lalu bagaimana caranya?

Ajari mereka! Didik mereka!

Bingung mana kita, anak tidak mau belajar atau anak yang tidak mau sekolah? Ga mau sekolah masih bisa belajar di rumah, belajar bisa di mana saja. Kita juga bisa mendidiknya di rumah. Tapi kalau sudah tidak mau belajar, ya repot.

Tapi gimana mendidik mereka, kan kita kerja? Kerja apakah 24jam? Jika kerja 8 jam, sisanya? 16 jam masih bisa dipakai untuk keluarga.

Seharusnya waktu untuk anak dan keluarga lebih banyak daripada bekerja.

Apa tujuan utama bekerja? Tujuan utama bekerja adalah untuk pendidikan anak. Nah seringkali justru bekerja hingga mengabaikan anak.

Jadi kalau tujuan bekerja kita terbalik, itu sudah salah orientasi.

Ingat jika anak-anak kita tidak baik, yang pertama kali akan dihisab ya orangtuanya. Jadi tujuan kita adalah bukannya anak berprestasi atau tidak, tapi lebih kepada pertanggungjawaban kita, hisab kita nanti.

Hadits Rasulullah, saw :

Semua dari kalian adalah pemimpin untuk keluarga dan masing-masing dari kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya.

Dan seorang laki-laki adalah pemimpin untuk istri dan anak-anaknya. Dan dia akan diminta pertanggungjawaban atas istri dan anak-anaknya.

Wanita juga pemimpin atas anak-anaknya. 

HR. Bukhari Muslim

Bagaimana caranya sukses mendidik anak?

  1. Mulai dari diri sendiri

Inti pendidikan adalah KETELADANAN, sosok untuk dicontoh.

Banyak bicara tanpa contoh = minim efek untuk memperbaiki anak lebih baik. Kalau ingin anak rajin ngaji dan sholat, ya harus dari orangtuanya.

Kalau ingin anak sholeh sholehah, ya orangtuanya dulu sholeh sholehah.

Membawa anak-anak ke pengajian sesekali juga merupakan keteladanan. Jadi anaknya ngerti, kalau orangtuanya keluar itu untuk pengajian. Tapi tetap dijaga anaknya suoaya tidak mengganggu kelancaran pengajian.

Bangunkan anak-anak sholat tahajjud. Mereka belum ikut sholat ga apa-apa. Lama-kelamaan anaknya melihat ayahnya sholat malam, akan tergugah hatinya dan akan mengikuti nantinya. Fenomena yang sekarang terjadi adalah, terbalik, ayahnya dibangunkan anaknya untuk sholat, malahan ayahnya marah-marah.

Contoh teladan kita adalah Umar bin Khattab. Beliau itu seorang khalifah, lebih tinggi kedudukannya dari presiden. Dia tetap meluangkan waktunya untuk mendidik anak-anaknya, menjadi contoh yang disegani oleh anak-anaknya bahkan cucu-cucunya. Contohnya Abdullah ibnu Umar (anaknya) & Umar ibnu Abdul Aziz (cucunya).

Dahsyatnya kesholehan orangtua. Orangtua nya gimana? Tutur kata nya gimana? Perilakkunya gimana?Sholat dan ngajinya gimana?

2. Muhasabah

Terus interospeksi diri, selalu koreksi diri. Terus mengawasi niat kita.

Terutama masalah NIAT mendidik anak.

Untuk apa saya cape-cape mendidik anak saya? untuk apa saya cape-cape membangunkan anak tengah malam? Orangtua yang bertanggung jawab akan rela melakukan semua itu. 

Jangan pernah putus asa. Apakah kita sudah maksimal dalam mendidik anak? Apakah sudah ikhlas? Apakah sudah berdoa? Apakah kita sudah belajar metodologi Rasulullah dalam mendidik anak?

Aktifitas kita mendidik anak akan bernilai pundi-pundi pahala jika kita sudah berusaha maksimal meneladani Rasulullah, saw.

Wallahua’lam bissawab…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s