Healing Innerchild Within – part 1- Parenting Workshop

(Tulisan ini migrasi dari blog yang lama 😊 )

Workshop Healing Innerchild Within nya Kang Asep Haerul Gani
Ditulis & dirangkum ala bunda eRlyn

SmartSelectImage_2017-07-26-07-42-30

Alhamdulillah di bulan Des 2016 dikasih kesempatan mengikuti workshop ini selama 2 hari dan lebih bersyukur lagi paksu mau ikut join. 🙏

Awalnya agak bingung juga karena sama mba Diyah (bagian registrasi) peserta diminta bawa baju ganti….lah kan ga nginep? Trus untuk apa?
“Iya bu biasanya nanti peserta ada yg sampai muntah2”,begitu katanya
Makin bingung deh gw…..bingung nya gw simpen sendiri…biar paksu ga ikutan bingung…..disiapin aja semua…. 😊

Kurang lebih ada 30peserta dan hampir semua perempuan, ada 3 orang bapak termasuk paksu ku…hehehehe.  aga lega…ada temennya dia….

Tulisan ini ga mengcover semua materi ws…. highlight aja ya….

Skema emosi

Contoh kasus….
Anak tidak sengaja menjatuhkan gelas.
Reaksi umumnya kita?
Ya ampuuun gelas nya mahal itu….ya ampun kamu kenapa sih koq bisa jatuhin gelas begitu…duuuuh kan jadi berantakan…nyapunya susah……
Kan mama sudah bilang apa dari tadi….?
Belum lagi diucapkan dengan nada tinggi dan amarah…
Kalau diliat dr kalimat2 tsb…mana yg lebih berharga? Gelas atau anak?
Itu sama saja kita menjatuhkan SELF WORTH nya anak….harga diri anak hilang oleh siapa? Kita sendiri sbg orgtua nya….
Dan ini adalah kekerasan thdp anak…tanpa kita sadari….

Reaksi ini lahir karena skema emosi yg ada di otak kita ya reaksi itu….
Tidak ada skema lain yg kita punya…..ini semua didapat dr pengalaman2 dari kita kecil…dan berulang2 sehingga tertanamlah skema emosi tsb di otak kita

Kalau saja kita lebih kaya akan skema2 emosi yl….
Seyogya nya reaksi kita pertama kali sesaat stlh gelas jatuh itu kita hampiri anaknya…duduk sejajar dg nya….peluk…
Karena anak itu sudah kaget dengar suara gelas jatuh….ditambah suara kita yg menggelegar dan mengabaikan harga dirinya…
Sebaiknya ya kita sbg orgtua menjadi pelindung lahir batin….
Setelah tenang…
Justru kejadian gelas jatuh bisa menjadi ajang pembelajaran….
Setiap benda akan jatuh ke bawah nak….namanya gaya gravitasi….dsb dsb.
Baru stlh itu ajarkan cara membersihkannya….

Disitulah kita menghadirkan SELF WORTH anak.

Di anak pun akan terbentuk skema emosi yg spt itu nantinya…..hingga dia besar dia punya skema emosi yg spt ini.
.

Tidak mudah karena skema emosi yg kita punya justru yg skema emosi pertama….ya insya Allah perlahan kita bisa ubah dan putus rantai geneologi kekerasan. Tidak perlu juga menyalahkan orangtua atau nenek kakek kita….ikhlaskan dan niatkan untuk berubah demi anak2…..

Banyak banget euy yg mesti dibenahi dr diri kita…..
Skema emosi bisa didapat dari mana saja….pengalamn di rumah sudah pasti, pengalaman dg keluarga teman si anak ketika anak main ke rumah temannya, di rumah nenek kakek, di rumah saudara. Bisa langsung mengalami atau pun melihat orang lain

Jadi anak yg suka betingkah konyol konon ya karena Self Worth nya tidak diakui…….kita sering mengabaikan nya bahkan bukan hanya kita orgtuanya…tamu yg dtg ke rumah….nenek kakek nya….teman2 kita sendiri….lingkungan sekolah….

SELFWORTH itu kemampuan menilai dan memperlakukan diri sendiri dan orang lain dengan penuh martabat, cinta kasih dan sesuai realita.
Integrity
Jujur
Bertanggungjawab
Belas kasih
Cinta
Competence

Pe eR berat buat diri sendiri nih….. 🙈😭

SmartSelectImage_2017-07-26-07-42-45SmartSelectImage_2017-07-26-07-42-57

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s