Kultwit ttg Ibrahim AS, Ayah sekaligus suami teladan oleh Ustaz Bendri Jaisyurrahman

1| Dalam suasana Idul Qurban kali ini, kita akan coba bahas tokoh keluarga hebat dan utama yg disebut dlm Alquran. Beliau adalah Ibrahim. Ayahanda para nabi

2| Kesibukannya dalam bekerja dan dakwah tak mengurangi nilai kepeduliannya terhadap keluarga. Beliau contoh dalam ‘work life balance’

3| Kesetiaan terhadap istri tak perlu diragukan. Meski belum beroleh keturunan, tak sembarang cari lagi pasangan hingga Allah memerintahkan

4| Pilihan menikah lagi dengan siti hajar adalah untuk kebaikan generasi depan. Bukan sekedar pilihan syahwat. Sebab siti sarah tak kunjung beroleh anak

5| Kerinduan terhadap anak seiring dengan upaya memilih ibu yg tepat baginya. Menikahi siti hajar diniatkan bukan sekedar mencari istri untuknya tapi ibu untuk anaknya

6| Hak anak ditunaikan sedari awal. Sejarah membuktikan pilihan terhadap hajar adalah tepat. Pengorbanan dalam bukit safa marwa sebagai teladan

7| Siti hajar dinikahi untuk siap menjadi pengasuh. Rela berlapar-lapar kesepian demi menjalankan tugas pengasuhan yang nilai dasarnya dicanangkan Ibrahim

8. Ayah yang hebat bermula dari ketepatan dalam memilih pasangan hidup. Bukan sekedar untuknya, namun juga bagi anak-anaknya nanti

9| Pun, saat harus berpisah dan meninggalkan anak istri demi tugas. Kelayakan tempat tinggal jadi prioritas demi memudahkan pengasuhan

10| Beliau lebih memilih negri aman terasing yg jauh dan tandus demi dekat dengan rumah Allah dibandingkan dekat dengan pasar

11| Pilihan aneh namun menunjukkan visi seorang ayah. Agar anak lebih cinta dan dekat dengan Allah dibandingkan memuaskan perutnya

12| Biarlah anakku dicukupkan rezkinya jika ia lebih dekat dengan rumah Tuhannya. Demikian kira-kira visi beliau dalam memilih rumah

13| Visi ini bersambung kepada satu cita-cita besar. Yakni mencetak generasi penegak sholat. Sebab dari sholatlah bermula semua kebaikan anak

14| Bukan sekedar menjalankan sholat, tapi menegakkannya. Dan ini bermula dari kedekatan anak kepada rumah Allah yakni masjid

15| Jika urusan ibadah dan aqidah sudah ditegakkan (QS 14 : 35-37), maka tak kalah penting adalah mengajarkan anak bersikap simpatik

16| Dalam doa beliau berharap keturunannya disukai oleh banyak manusia karena dihiasi akhlak yg indah. Ayah peduli terhadap urusan sosial anak

17| Mengajarkan perilaku simpatik dengan cara simpatik. Tak ada bentakan kasar dari beliau kepada anaknya meski dalam urusan ibadah

18| Saat perintah Allah turun untuk penyembelihan. Meski atas nama Allah, maka beliau tetap penuhi hak anak yaitu : berdialog

19| Ismail kecil saat itu merasa nyaman, mendapatkan perintah Allah melalui ayah yang menghargai hak-haknya. Tak memberi doktrin apalagi ancaman

20| Dimulai dengan mengajak anak bermain, meluncurlah kalimat tentang apa yang dialami sang ayah ‘ayah mimpi menyembelihmu atas titah Allah’

21| Ismail kecil jadi memahami perasaan seorang ayah yang dapat perintah Allah dan tak kuasa menolak. Kasih sayang yang dibatasi oleh aqidah

22| Makin terpesonalah ismail kecil begitu meluncur kalimat dari sang ayah ‘bagaimana pendapatmu nak atas mimpi ayah?’ (QS. 37 : 102)

23| Kalimat yg menunjukkan bahwa seorang anak punya hak untuk ditanyai pendapatnya tanpa perlu diancam atau diiming-imingi

24| Sehingga meluncurlah jawaban dari anak yang dihargai haknya oleh sang ayah ‘lakukan perintah Allah yah. Mudah-mudahan aku menjadi orang sabar’

25| Jawaban yang menunjukkan rasa takut yang berhasil dilawan karena didukung oleh Ayah yg menghargai hak-haknya. Inilah cara tepat memotivasi anak

26| Pertemuan yg berkesan antara ayah dan anak meski jarang sekali bersama. Sang ayah memaknai setiap interaksi dengan anak secara berkualitas

27| Saat tak bersama dengan anak pun tak putus doa disampaikan ke langit. Mengasuh dari jarak jauh dalam kawalan doa pada Sang Kuasa

28| Kesibukan tak halangi sang ayah untuk pikirkan generasi tangguh masa depan. Dan tekad dalam doanya Allah kabulkan

29| Ishaq, Ismail, Yaqub, Yusuf hingga kanjeng nabi Muhammad merupakan keturunan langsung ayah hebat ini

30| Gelar nabi diwariskan ke anak cucunya bukan semata-mata warisan namun buah dari kesungguhan beliau sebagai ayah yang peduli pengasuhan

31| Semoga banyak ayah yg bisa mengambil teladan dari sosok Ibrahim : ayah hebat sepanjang zaman. Sekian. Sila dibagikan (bendri jaisyurrahman)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s